» » Selamat berpulang ke Rahmatullah bapak promotor

 29 April 2021


Dr. Ir. Teguh Santoso, D.E.A.


Innalilahi wainnailaihi rojiun. Kabar meninggalnya bapak pembimbing satu yang begitu mendadak. Beliau tidak ada riwayat sakit sebelumnya. Info yang diperoleh dari grup WA laboratorium Patologi Serangga bahwa beliau terpeleset jam 7 pagi di kamar mandi. Beliau kemudian berpulang hari itu juga 2 Ramadhan 1442 hijriah atau 14 April 2021.


Kenapa ya orang sholeh itu cepat kembali menghadap-Nya. Selama empat tahun di lab Patser, jika pagi sudah ada di lab, beliau selalu sholat dhuha. Jam 7.15 saat membuka pintu lab, masuk seperti biasa, kemudian meletakkan sepatu di rak. Pas menengok ke kiri kaget donk, ternyata beliau sedang sujud. Wah, jadi merasa tidak enak, secara posisi sujud beliau menghadap ke rak sepatu. Selanjutnya kalo masuk lab berhati-hati, jangan-jangan beliau sedang sholat. Jadi sepatu tidak diletakkan di rak sepatu tetapi dibawa dulu ke ruang kerja. Beliau selalu sholat fardu tepat di awal waktu. Saat Senin dan Kamis juga beliau puasa sunah. Insya allah dengan kesolehan beliau, diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya.  


Saat masuk ke lab Patser, nuansa hidup menjadi dipenuhi oleh belajar hal baru, sederhana, bicara seperlunya dan menghargai orang lain. Hal tersebut cerminan sikap bapak pembimbing satu. Kesederhanaan beliau tidak hanya terlihat dari pakaian yang dikenakan juga apa yang beliau makan. Beliau sering membawa bekal makan dari rumah atau terkadang beli makanan di Bara. Sederhana atau tidak berlebih-lebihan tercermin dari hemat air dan hemat listrik yang beliau contohkan ke kami mahasiswanya. Air yang keluar dari mesin AC ditampung kemudian digunakan kembali untuk keperluan cuci alat-alat lab. Jika tidak diperlukan, maka listrik di ruang lab dimatikan. Jika malam, juga lampu dilab hanya dinyalakan di selang seling, bukan semua lampu di lab dinyalakan. Bicara berlebihan bisa memelesetkan diri untuk gibah. Bicara seperlunya juga tercermin jika kita berkomunikasi melalui WA dengan beliau. Pertanyaan penting akan dijawab oleh beliau. Berita atau info yang disampaikan biasanya tidak dibalas.


Respect kepada orang lain walaupun itu kepada mahasiswa. Kalimat dari beliau yang berulang kali diucapakan, "Disertasi itu milikmu, you yang merancang, mengisi satu per satu bagian-bagian yang telah you rancang, lalu dipertahankan." Beliau begitu percaya dengan si mahasiswa sehingga yakin aja dengan apa yang dirancang dan dikerjakan. Kadang si mahasiswa tidak percaya diri donk, tetapi ajaibnya setiap minta tanda tangan beliau selalu bersedia. Jadi si mahasiwa agak-agak tenang nich, apa yang dilakukan tidak keluar dari rel. Juga, setiap ada pertanyaan, beliau selalu memberikan solusi. Jika tidak tahu akan suatu topik, diberikan penjelasan oleh beliau.


Pencerahan dari beliau yang selalu diingat, dan semoga dapat mengerjakannya. "Penelitian itu memerlukan perancangan yang matang." "Kurang tepat jika sesuatu dicoba-coba, dianalisis dengan dicari-cari kemungkinan yang bisa digali, lalu dilakukan publikasi." "Besar kemungkinan publikasi tersebut ditolak, karena perencanaannya yang kurang matang." "Memang diperlukan waktu untuk membaca publikasi sebelumnya sehingga kita bisa merancang suatu penelitian baru yang sahih dan dapat dipertanggung jawabkan".

***

Beberapa bulan sebelum meninggal, putra beliau yang sakit kangker meninggal dunia. Putranya ini, beliau sendiri yang merawat ketika sakit kangkernya parah. Terkadang, karena merawat putra beliau terlebih dahulu, sore hari baru datang ke lab.  Di bulan Maret beliau menikahkan putrinya di hotel salak. Kebetulan juga, disertasi ditanda tangani beliau hari Jumat 9 April 2021. Lima hari berikutnya beliau berpulang ke rahmatullah. Masya allah... Sepertinya tugas beliau sudah tunai semua sehingga ringan untuk kembali kepada-Nya.


***

Saya memutuskan untuk kembali bersama keluarga walaupun belum ujian terbuka dan tertutup. Di kampus dan di Bogor diberlakukan pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus Covid 19. Juga daripada mengeluarkan uang kontrak rumah yang banyak jumlahnya, mending pulang saja. Toh ujian-ujian, perbaikan, dan syarat-syarat administrasi diberikan kemudahan oleh kampus dilakukan secara online.


Saya bersyukur sempat bertemu sekali di lab sebelum beliau meninggal. Waktu itu ada keperluan sehingga harus datang ke Bogor. Beruntung waktu itu memaksakan diri untuk bertemu dan mengucapkan terima kasih kepada beliau.


Saya yakin orang sholeh dicintai oleh Allah SWT sehingga lapang alam kubur dan ditempatkan di surganya. Amin YRA.


Terima kasih atas bimbinganya bapak Teguh Santoso


Sembawa, Banyuasin


end----------------------------------- 



«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply